PERANAN ICT atau TIK DALAM DUNIA PENDIDIKAN
ICT adalah Information
and Communication Technologies atau yang biasa di kenal dengan TIK (Teknologi
Informasi dan Komunikasi ). TIK mecakup 2 teknologi yaitu, Teknologi informasi
yang berkaitan dengan proses, penggunaan sebagai alat bantu, manipulasi, dan
pengelolaan informasi. Sedangkan Teknologi komunikasi adalah segala
sesuatu yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan
mentransfer data dari perangkat satu ke yang lainnya.
Peranan TIK dalam
dunia pendidikan mempunyai pengaruh yang luar biasa besar.Sistem pengajaran
berbasi multimedia (teknologi yang melibatkan teks, gambar, suara, dan video)
mampu membuat penyajian suatu topik bahasan menjadi menarik, tidak monoton dan
mudah untuk dicerna. Seorang murid atau mahasiswa dapat mempelajari materi
tertentu secara mandiri dengan menggunakan komputer yang dilengkapi program
yang berbasis multimedia. Selain itu dengan munculnya internet yang mempermudah
dalam mencari , membuat, dan membantu menyelesaikan segala urusan yang
berkaitan dengan tugas dengan sangat mudah dan cepat. Nyatanya tak hanya
kalangan mahasiswa dan murid di sekolahan yang menggunakan tetapi masyarakat
pun ikut serta dalam pemanfaatan internet. Peran yang sangat penting dan
strategis ini sebagai pusat belajar, pusat budaya, dan pusat peradaban menuntut
lembaga-lembaga pendidikan untuk dapat mengembangkan aktivitas pembelajaran
yang jelas dan daya jangkau yang luas. Menurut penelusuran UNESCO (2013), ada
lima manfaat yang dapat diraih melalui penerapan ICT dalam sistem pendidikan:
1. mempermudah dan memperluas akses terhadap pendidikan;
2. meningkatkan kesetaraan pendidikan (equity in education);
3. meningkatkan mutu pembelajaran (the delivery of quality learning and teaching);
4. meningkatkan profesionalisme guru (teachers’ professional development);
5. meningkatkan efektifitas dan efisiensi manajemen, tata kelola, dan administrasi pendidikan.
1. mempermudah dan memperluas akses terhadap pendidikan;
2. meningkatkan kesetaraan pendidikan (equity in education);
3. meningkatkan mutu pembelajaran (the delivery of quality learning and teaching);
4. meningkatkan profesionalisme guru (teachers’ professional development);
5. meningkatkan efektifitas dan efisiensi manajemen, tata kelola, dan administrasi pendidikan.
Mengetahui dan
menyadari besarnya manfaat ICT bagi dunia pendidikan, para ahli UNESCO
menganjurkan agar semua negara, khususnya negara-negara berkembang,
meningkatkan berbagai sumber daya yang diperlukan untuk mengelaborasi ICT dalam
berbagai kebijakan, strategi, dan aktivitas pendidikan. Untuk tujuan tersebut,
secara khusus mereka telah meminta UNESCO membangun Institute for Information Technologies
in Education (IITE) di Moscow. Tujuan utama dari lembaga ini adalah untuk
mendorong dan mempromosikan pertukaran informasi (information exchange) serta
menggalakkan berbagai riset dan pelatihan yang terkait dengan integrasi ICT
dalam sistem pelayanan pendidikan.
Dalam hal peranan dan
manfaat ict memang sungguh luas , namun bukan berarti tidak menyisihkan dampak
dari akibatnya , dan inilah dampak ICT / TIK dalam Pendidikan
seiring berkembangnya zaman, ICT/TIK semakin digunakan di dunia pembelajaran, hal itu bisa terjadi karena ICT/TIK dirasa membawa keuntungan baik bagi pengajar maupun pelajar, keuntungan atau dampak positif dari pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK tersebut antara lain adalah :
Pelajar jadi lebih mudah dalam belajar, karena kebanyakan pelajra lebih suka praktek dibandingkan teori.
Pengajar jadi lebih mudah mengajar jadi lebih mudah menyampaikan materi dengan membuat presentasi – presentasi.
Bagi pelajar maupun pengajar, pemberian dan penerimaan materi atau tugas tidak harus bertatap muka, jadi jika pengajar berhalangan hadir tetap dapat memberi tugas atau materi melalui e-mail.
Dalam membuat laporan baik bagi pelajar, maupun pengajar jadi lebih mudah karena jika memakai komputer, akan mudah dikoreksi jika ada kesalahan.
Dalam belajar, baik pelajar maupun pengajar akan lebih mudah mencari sumber karena adanya internet.
Pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK bisa dibuat menjadi lebih menarik, misalnya dengan memunculkan gambar atau suara, sehingga pelajar menjadi lebih antusias untuk belajar.
Segala sesuatu pasti ada dampak positif dan negatif, tidak terkecuali pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK
Pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK hanya bisa dilaksanakan oleh sekolah yang mampu, bagi sekolah – sekolah yang kurang mampu akan ketinggalan, dan siswanya akan kesulitan jika mereka masuk ke sekolah lanjutan di kota besar yang sudah sering menggunakan ICT/TIK
Setiap pelajar harus mendapat fasilitas yang sama, jadi dalam pembelajaran yang menggunakan komputer, setiap pelajarnya harus memakai 1 komputer yang memadai, jika komputer yang dalam kondisi baik hanya sebagian, aka nada siswa yang hanya menonton, sehingga mereka tidak menguasai penggunaan komputer
Dalam pembelajaran, siswa – siswa yang tidak antuasias dalam penerimaan materi sering kali lebih suka main game selama pembelajaran, sehingga mereka tidak konsentrasi dan tidak menerima materi yang diajarkan.
Dalam pembelajaran yang menggunakan internet yang tidak dibatasi, sering kali pelajar menggunakan internet bukan untuk keperluan belajar, misalnya membuka situs youtube untuk menonton video dalam proses belajar
Bagi pengajar yang malas masuk kelas cenderung memberi tugas – tugas yang memanfaatkan internet sehingga tatap muka dengan pelajar jarang terjadi, akibatnya pengajar tidak mengenali pelajarnya.
seiring berkembangnya zaman, ICT/TIK semakin digunakan di dunia pembelajaran, hal itu bisa terjadi karena ICT/TIK dirasa membawa keuntungan baik bagi pengajar maupun pelajar, keuntungan atau dampak positif dari pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK tersebut antara lain adalah :
Pelajar jadi lebih mudah dalam belajar, karena kebanyakan pelajra lebih suka praktek dibandingkan teori.
Pengajar jadi lebih mudah mengajar jadi lebih mudah menyampaikan materi dengan membuat presentasi – presentasi.
Bagi pelajar maupun pengajar, pemberian dan penerimaan materi atau tugas tidak harus bertatap muka, jadi jika pengajar berhalangan hadir tetap dapat memberi tugas atau materi melalui e-mail.
Dalam membuat laporan baik bagi pelajar, maupun pengajar jadi lebih mudah karena jika memakai komputer, akan mudah dikoreksi jika ada kesalahan.
Dalam belajar, baik pelajar maupun pengajar akan lebih mudah mencari sumber karena adanya internet.
Pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK bisa dibuat menjadi lebih menarik, misalnya dengan memunculkan gambar atau suara, sehingga pelajar menjadi lebih antusias untuk belajar.
Segala sesuatu pasti ada dampak positif dan negatif, tidak terkecuali pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK
Pembelajaran yang menggunakan ICT/TIK hanya bisa dilaksanakan oleh sekolah yang mampu, bagi sekolah – sekolah yang kurang mampu akan ketinggalan, dan siswanya akan kesulitan jika mereka masuk ke sekolah lanjutan di kota besar yang sudah sering menggunakan ICT/TIK
Setiap pelajar harus mendapat fasilitas yang sama, jadi dalam pembelajaran yang menggunakan komputer, setiap pelajarnya harus memakai 1 komputer yang memadai, jika komputer yang dalam kondisi baik hanya sebagian, aka nada siswa yang hanya menonton, sehingga mereka tidak menguasai penggunaan komputer
Dalam pembelajaran, siswa – siswa yang tidak antuasias dalam penerimaan materi sering kali lebih suka main game selama pembelajaran, sehingga mereka tidak konsentrasi dan tidak menerima materi yang diajarkan.
Dalam pembelajaran yang menggunakan internet yang tidak dibatasi, sering kali pelajar menggunakan internet bukan untuk keperluan belajar, misalnya membuka situs youtube untuk menonton video dalam proses belajar
Bagi pengajar yang malas masuk kelas cenderung memberi tugas – tugas yang memanfaatkan internet sehingga tatap muka dengan pelajar jarang terjadi, akibatnya pengajar tidak mengenali pelajarnya.